835 0

Konflik SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) telah meluas di Indonesia. Segala cara dan upaya dilakukan untuk memecah belah bangsa oleh para pihak yang tidak bertanggung jawab. Negara dan kita Masyarakat Indonesia tidak boleh kalah apalagi ikut ke dalam arus Isu SARA. Kita tentunya tidak menginginkan ketegangan dan perpecahan ini terus terjadi selamanya bukan?
Guna menghindari konflik antar sesama maupun kelompok, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai upaya mengatasi konflik SARA, apa saja yang perlu lakukan yaah.. cek it out….

1. Berdoa pada Tuhan Yang Maha Kuasa

Doa pada Tuhan sangat penting dalam kehidupan orang beriman. Melihat dari sila pertama Pancasila saja sudah menyiratkan akan betapa berharganya campur tangan Tuhan dalam hidup manusia. Satu hal yang harus kita ingat: di manapun kita ditempatkan oleh Tuhan, kita harus selalu bersyukur atas hidup kita dan memuliakan nama Tuhan selamanya.

2. Mengendalikan diri

Sebagai manusia biasa yang memiliki perasaan, ada kalanya kita tidak dapat memendung suatu cobaan atau godaan dari makhluk ciptaan tuhan lain yang mengundang kita untuk berbuat yang tidak baik. sebaiknya kita dapat mengendalikan diri kita dari keinginan untuk berbuat yang tidak baik tersebut karena banyak kerugiannya dari pada keuntungannya. Karena Tuhan maha mengetahui dan adil untuk umat-Nya.

3. Tidak menyinggung/menyakiti hati orang lain.

Tidak mungkin ada asap apabila tidak ada api, apabila kita tidak ingin diperlakukan tidak baik oleh orang lain maka kita terlebih dahulu tidak melakukan hal yang tidak baik kepada orang lain. Memanggil atau menghardik orang dengan kata-kata yang menyinggung SARA sangat besar dampaknya untuk memicu terjadinya konflik sara.

4. Hilangkan prasangka buruk kepada orang lain.

Berprasangka tidak baik kepada orang lain merupakan penyakit hati yang harus dihilangkan. Walaupun sangkaan itu benar adanya, kita tetap tidak boleh berprasangka buruk kepada orang lain terlebih lagi apabila prasangka kita itu tidak terbukti dan hanya rekaan kita saja tanpa adanya bukti. Selain menjadikannya suatu jurang pemisah juga dapat menjadi pemercik api perkelahian antara kita dengan orang lain.

5. . Saling menghormati dan menghargai.
Jalan satu-satunya agar terjalin suatu hubungan yang harmonis dan menjadi jembatan dari seluruh perbedaan yang ada ialah rasa saling menghormati dan menghargai diantara sesama makhluk tuhan. Dengan cara ini kita merasa manjadi satu bagian yang berharga diantara lainnya, dan merasa setara tanpa ada perbedaan.

6. Menjalin hubungan dengan melakukan kegiatan positif bersama-sama.
Suatu hubungan sosial berarti suatu interaksi dari beberapa makhluk sosial yang terjadi di suatu lingkungan. Untuk memelihara suatu hubungan yang harmonis maka diperlukan interaksi yang harmonis pula yaitu melakukan suatu kegiatan secara bersama-sama yang melibatkan semua pihak yang dilakukan dengan bahagia.

Sebagai warga Negara dari bangsa yang berideologi Pancasila, wajib kita menjaga dan menerapkan esensi dari kelima sila yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa. Stop Radikalisme SARA…. Yuuk…. kita jaga Persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan republic Indonesia

(Visited 1.110 times, 1 visits today)

Category:

Berita, Lifestyle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*