35 0

Anggota Fraksi PKB DPR RI Hj.Nihayatul Wafiroh batalkan agenda kunjungan kerja demi mendengarkan aspirasi para guru yang terikat dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) yang melakukan demonstrasi menyangkut revisi Rancangan Undang-Undang Apartur Sipil dan Negara di depan Gedung DPR RI, selasa (27/03/2018).

“Kunker saya sengaja batalkan, karena aspirasi guru ini perlu kita dengarkan dan kita perjuangkan,” ungkap Nihayatul Wafiroh

Para guru yang tergabung dalam PGSI dalam orasinya menyampaikan penolakan pada pengotakan status swasta ataupun negeri yang tertuang dalam RUU ASN kepada guru.

“Stop diskriminasi dan dikotonomisasi status guru swasta ataupun negeri,” ujar salah satu guru yang melakukan orasi.

Nihayah yang ikut turun dalam aksi tersebut kepada media juga sepakat tidak boleh ada diskriminasi status Guru, swasta ataupun pegawai negeri . “ PKB sepakat, tidak perlu ada pengotakan swasta ataupun negeri, karena prinsipnya seorang guru adalah pendidik generasi bangsa,” tandasnya.

Lebih lanjut Nihayah menegaskan persoalan kesejahteraan guru yang harus mendapat perhatian pemerintah. “tiga hal menjadi prioritas, Keamanan, pendidikan dan kesehatan. Kalo kita tidak bisa berikan kesejahteraan pada pendidik bagaimana kita berharap pendidikan kita akan lebih baik kedepannya”, tandas Nihayah.

Usai melakukan aksi, para guru melakukan audiensi di Fraksi PKB DPR RI, menyampaikan aspirasinya terkait revisi RUU ASN.

(Visited 30 times, 1 visits today)

Category:

Berita