71 0

Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengajak ratusan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke gedung DPR/MPR RI. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan wawasan kebangsaan dan makna persatuan.

“Mereka berkumpul di DPR sekaligus kita manfaatkan untuk melakukan briefing wawasan, terutama wawasan kebangsaan, wawasan persatuan, wawasan ke-Indonesia-an, dan alhamdulillah banyak yang hadir dan ini sungguh menyenangkan,” ujarnya di aula Nusantara IV gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/1/2019).

Ratusan Muslimat NU dari berbagai daerah, terutama Kabupaten Cianjur, berkumpul dalam satu ruangan. Acara pertemuan diawali dengan membaca selawat dan doa.

Cak Imin mengatakan rasa persatuan di tahun politik ini sangat dibutuhkan. Termasuk enurutnya, persatuan para Muslimat NU secara nasional.

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal, pertama alhamdulillah bangsa kita hari ini semuanya tetap aman, damai, dan nyaman. Kerja sama dan kekuatan bersatu padu. Dan kekuatan ini menopang pemerintahan yang stabil. Pemerintahan yang stabil bisa menjaga negara yang aman, damai, dan nyaman, negara yang nyaman itu kita butuhkan agar kita bisa melakukan ibadah dengan baik dan tenang,” ucapnya.

Untuk itu, Cak Imin mengatakan agar jemaah tetap mengedepankan persatuan di dalam organisasi sehingga tidak terpengaruh akan isu yang disebut memecah belah dalam persaudaraan.

“Alhamdulillah Indonesia bisa terjaga dengan aman karena Indonesia ditopang dengan kekuatan Islam. Khususnya kekuatan Muslimat NU. Jika semua umat Islam berorganisasi, berkumpul, berjamiah dalam organisasi seperti NU dan Muslimat NU,” katanya.

“Kenapa? Karena dengan berorganisasi semuanya bisa berkoordinir dengan baik. Terjaga karena tidak pecah belah insyaallah tidak bisa diadu domba. Berbeda dengan saudara kita umat muslim di beberapa negara yang perang, Yaman, India, Pakistan. Mau ibadah saja susah, istigasah susah, bom meledak di mana-mana,” lanjut Cak Imin.

(Visited 54 times, 1 visits today)

Category:

Berita, Sang Pemimpin