142 0

Perumusan kebijakan fiskal tahun 2017 melalui instrument Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus memberikan terobosan-terobosan untuk mempercepat pembangunan yang sehat dan terus berkelanjutan secara nyata sehingga dapat mendorong terwujudnya kesejahteraan bagi rakyat Indonesia sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945. Pelaksanaan kebijakan fiskal Tahun 2017 ini merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMN 2015-2019 dimana masih akan banyak mengalami tantangan dan kendala yang cukup berat, baik yang berasal dari eksternal maupun internal seperti dalam pelaksanaan APBN Tahun 2015 dan 2016. Namun demikian, FPKB memandang bahwa kebijakan fiskal tahun 2017 harus mewujudkan kemaslahatan yang riil bagi rakyat, meskipun dalam kondisi sesulit apapun yang dihadapai, hal ini sebagaimana dalam perspektif ilmu politik (al-fiqh as-siyasiy) bahwa upaya untuk mewujudkan kemaslahatan itu hukumnya wajib dilakukan oleh pemerintah, seperti terefleksi dalam kaidah fiqh “maa laa yatimmul wajib illa bihi fahuwa wajib”.

Secara umum, FPKB melihat dan memprediksi bahwa perkembangan perekonomian nasional pada 2017 dapat lebih baik bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, perekonomian global terlihat mulai menunjukkan sejumlah perbaikan, berdasarkan proyeksi dari World Economic Outlok mencatat bahwa pertumbuhan global di 2017 sebesar 3,5 persen lebih tinggi dari proyeksi tahun 2016 sebesar 3,2 persen. Di sisi lain, perekonomian domestik pada 2017 juga diyakini semakin baik dan lebih stabil jika dibandingkan tahun sebelumnya. FPKB berpandangan bahwa dengan membaiknya trend kondisi ekonomi global maupun domestik di tahun 2017 nanti, maka optimalisasi pelaksanaan kebijakan fiskal ekspansif oleh pemerintah harus memberikan hasil yang positif dan disertai indikator-indikator capaian yang terukur dan berdimensi luas dalam rangka mengakselerasi pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan dengan tujuan semata-mata untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

(Visited 177 times, 1 visits today)

Category:

Berita