88 0

Jakarta – PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menggunakan kekuatan ‘SARA’ untuk memenangkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Demikian ditegaskan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB H Abdul Muhaimin Iskandar, Rabu (5/10/2016) malam.

Namun, ‘SARA’ yang dimaksud Ketum PKB bukan suku, agama, ras dan antargolongan. Melainkan ‘suara orang Madura’ (SARA) di Jakarta.

“Saya melarang keras penggunaan isu SARA untuk menyerang lawan politik. Namun, menggunakan kekuatan ‘SARA’ untuk memenangkan Pilgub Jakarta harus digunakan, yakni suara orang Madura,” katanya.

Ketum PKB juga meminta kader PKB memaksimalkan kekuatan suku, agama, ras dan antargolongan untuk digunakan sebagai sumber kekuatan pemenangan. Ia mencontohkan, orang Sumatera Utara (Sumut), orang Makasar, orang Tegal yang ada di PKB dapat merayu sesama sukunya untuk memilih pasangan Agus-Sylvi.

“Sama seperti orang Madura tadi, orang Makasar juga banyak di Jakarta dan telah memiliki KTP Jakarta. Begitu juga dengan Sumut, Tegal dan daerah lainnya. Kalau masih ngomong ngapak dan mereka telah memiliki KTP Jakarta, wajib hukumnya memilih Agus-Sylvi,” ucap Muhaimin.

Cak Imin–panggilan akrab H Abdul Muhaimin Iskandar–menuturkan, basis suara PKB di Jakarta berada di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

“Khusus untuk Jakarta Utara banyak suara orang keturunan Madura dan Makasar,” ucapnya.

(Visited 162 times, 1 visits today)

Category:

Berita